Jumat, 11 September 2015



Membuka mata tuk melihat dunia
Membuka pikitan tuk melihat peluang
Membuka hati tuk mengisi kemenangan

Mata, pikiran hati kan terbuka secara perlahan dan bersamaan
Tuk membuka pintu dunia
Agar aku mampu mengubahnya
Menjadi lebih indah dan tertata

Tak ada lagi kelaparan, penganggura, dan kemiskinan
Yang ada hanya kesejahteraan, mimpi, keadilan, da kesatuan negeri ini…
Tanah airku……INDONESIA !!!

Minggu, 06 Juli 2014

Surat untuk Negeri



Biarkanlah Semua Berubah

               Suatu ketika kala hati tak bisa merasakan betapa sulitnya hidup ini. Yang mana masih ada di sana sini yang memerlukan bantuan. Kekayaan yang melimpah bagaikan tak ada gunanya lagi seakan tak tau untuk apa ini ?? Ini semua milik kita. Bukan milik dia, aku atau kamu, tapi milik kita, Kita bersama!!!
               Menjadi orang yang jujur memang sulit. Tapi apabila kebohongan bahkan ketidaktauan kita dibiarkan, akan terus menjadi-jadi. Apa sih yang harus dilakukan? Aku sendiri tak tau. Kadang seakan aku ingin menitikkan air mata, tapi toh tidak ada gunanya. Semua takkan berubah.. Biarpun ada yang berubah,, yang lain pasti tak ingin berubah.
               Biarlah waktu yang kan berjalan dan mengubah segalanya. Teruslah  meraih mimpi ini. Menjadi lebih baik dari segalanya. Ajarilah orang yang belum tau arti kata-kata yang aku lontarkan ini. Suatu saat aku yakin bahwa kan ada seseorang yang bisa mengubah segalanya. Bukan seseorang, tapi Semuanya... Semuanya dan bersama-sama.
               Yang bodoh bukan berarti dia tak bisa berbuat apa-apa. Melainkan belum mau mengerti. Jangan pernah menyebut orang lain bodoh, karena mungkin saja, dialah yang lebih mengerti dibandingkan kita..
               Sekarang kita kan berpikir tentang perkembangan dunia. Pembangunan negeri ini. Kita sendiri tau kalau negeri kita adalah negeri, tanah bahkan tempat yang subur diantara yang lain. Tapi kita sendiri tak menyadari apa yang harus kita manfaatkan untuk negeri yang subur tapi tak bisa mensejahterakan rakyat. Itu adalah kesalahan kita sendiri. Kita yang tak mau berfikir tuk mengubah negeri ini. Sumber daya alam memang mendukung, tapi apa gunanya jika manusianya serakah, rakus, bahkan ingin menghancurkannya. Harusnya kita tau, bukan hanya satu orang saja yang ingin sejahtera, tapi semuanya,,.. SEMUANYA INGIN SEJAHTERA !!
               Kita bersyukur diberi akal untuk berfikir dan menjawab semua pertanyaan yang ada. Selalu Allah berikan semua kebesaran-Nya, tapi untuk apa semuanya??? haha... Untuk apa jika  manusia tak mau mengubahnya. Kalau seandainya Allah mencabut kekayaan negeri ini, Kita mau apa..?? Kita ga tau kan. Kita akan lebih menderita dari ini...
               Untuk orang-orang yang terhormat... Kalian adalah orang-orang yang memiliki wewenang mengatur dana dari rakyat untuk pembangunan... Kalian bahkan disegani oleh kaum kecil,.. Kalian memiliki tanggung jawab yang cukup besar...Kalian dipilih bukan untuk memperkaya diri kalian masing-masing, tapi kalian dipilih untuk membantu mensejahterakan kami. Kami begitu percaya dengan kalian.. Tapi apa??? Kalian justru ingin menyiksa dan membuat derita untuk kami...Setidaknya kalian melihat kanan, kiri, depan, belakang kalian,... Mereka begitu menderita... Mereka membutuhkan kalian !!!
               Jangan hancurkan wibawa kalian.. Jangan jadi pembohong untuk kami.... Jangan sia-siakan kepercayaan kami untuk kalian........ KAMI YAKIN KEPERCAYAAN KAMI TAKKAN SALAH... UNTUK GENERASI MUDA, BERUSAHALAH......TERUSLAH BERJUANG TUK MEMBANGUN NEGERI INI BERSAMA !!!

Cerpen



Misteri Ruang Tua

                Malam ini aku coba untuk memejamkan mata. Tapi, ini sulit sekali kulakukan. Sampai jam dinding kamarku menunjukan pukul 02.00 baru aku bisa tertidur. Pagi pun tiba, seperti biasa aku berangkat ke sekolah diantar sopir pribadiku yang sudah hampir 3 tahun setia mengantarku kemana aku pergi. Sampai di sekolah, aku ingin sekali bermain basket, “Lena, main basket yuk di lapangan”,ajak aku. Lena adalah sahabatku dari SMP sehingga kita sudah lumayan dekat.
                Tiba-tiba bola basket kami masuk ke ruangan tua bekas toilet, yang sekarang sudah dipindah.
                “Aduu…h Febe! Kenapa kamu masukin bola ke ruang tua itu sih? Harusnya kamu masukin ke ring!”, bentak Lena.
                “Maaf…tadi aku kan nggak sengaja, ya udah deh, aku yang ngambil, bentar ya?” kataku.
                Akhirnya terpaksa aku masuk ke ruang tua itu. Di dalam pengap sekali, seperti ada bau bangkai. Ketika aku akan mengambil bola, tiba-tiba aku melihat benda kecil yang bersinar dipermukaan pintu bagian depan, di salah satu ruangan kecil untuk toilet. Lalu aku ambil benda itu.
                “Febe !!! kamu nggak pingsan di dalam kan?” teriak Lena dari luar.
                “Iya ! bentar lagi aku keluar!”, kataku sambil membawa benda kecil yang mirip diamond, dan cepat-cepat ku masukkan ke dalam saku.
                “Kamu tadi lihat apa di sana?”, tanya Lena.
                “Aku cuma lihat bola ini. Aku jadi buru-buru soalnya takut dimarahin sama guru!”, jelasku.
                Sampai di rumah, aku meletakkan benda ini di meja riasku.
***
                Malam harinya aku bermimpi melihat seorang seusiaku di ruang tua itu. Dia telah meninggal, dan tubuhnya terpisah-pisah. Sejak itu, mimpi-mimpi aneh selalu datang. Tapi yang paling aneh, mimpi-mimpi itu selalu berhubungan. Malam berikutnya, hujan deras dan petir kembali datang. Tak seperti biasanya, angin berhembus begitu kencang menambah ngerinya malam ini. Sosok bayangan putih tiba-tiba saja muncul di hadapanku, dan sekejap lalu menghilang.
***
                Aku bangun kesiangan, mungkin karena aku merasa penasaran dengan kejadian semalam. Sosok gadis semalam, membuatku ngeri dan ingin menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi padanya. Kenapa wajah yang ia tampakkan semalam seolah menyimpan kesedihan yang nyata.
                Nanti malam, Lena dan Siska menginap di rumahku. Ada sesuatu yang ingin kami lakukan, berkaitan dengan mimpi aneh yang selalu ada dalam tidurku. Kami akan bermain jelangkung. Bukan karena kami hanya ingin main-main, tapi ingin mencari tahu siapa gadis itu dan mengapa dia menggangguku di setiap malam.
***
                Malam ini, sesuai dengan rencana, Lena dan Siska menemaniku di rumah. Selain karena rencana kami, juga karena aku merasa takut karena sering dihantui gadis itu. Kami mulai bermain jelangkung. Tiba-tiba suasana malam ini berubah mencekam, angin malam berhembus kencang, gorden jendela kamarku terombang-ambing, bulu kuduk kami berdiri, bau darah seolah menusuk hidung kami, dan pensil jelangkungnya bergerak sendiri menuliskan sesuatu. Putri, itulah yang tertulis dari pensil tersebut, tiba-tiba sosok bayangan putih berambut panjang muncul di hadapan kami. Dan, saking takutnya kami teriak, ”Aaaarghhh, haaaantuuuuu!!”. Kami pun pingsan, tapi anehnya, kami seolah di bawa ke dalam kejadian masalalu gadis itu. Namanya Putri, usia 17 tahun di tahun 2010, artinya sekarang dia berumur 21 tahun. Dia meninggal karena dibunuh oleh mantan pacarnya, namanya Kak Doni, dan untuk menghilangkan jejaknya, Kak Doni membuang mayat Putri di ruang tua tersebut.
***
                Kini kami sudah tau siapa sosok hantu tersebut. Pagi ini, kami segera menemui kepala sekolah. Kami ingin menanyakan tentang kasus tersebut. Dan ternyata Putri adalah anak bapak kepala sekolah kami. Sebenarnya beliau tau tentang kasus ini, namun beliau malu untuk mengungkapnya. Kini beliau sadar, kalau Putri tidak tenang di alam sana. Beliau akan segera melaporkan kasus ini pada polisi. Sehingga mayat Putri bisa segera dievakuasi dan dimakamkan dengan layak.
                “Sekarang tinggal masalah Kak Doni, dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya”, kataku pada Lena dan Siska.
                Kami segera menemui Kak Doni, awalnya dia menyangkal, tapi akhirnya dia mau jujur dan mengakui kesalahannya. Saat itu, Kak Doni diputus oleh Putri, dengan alasan Putri ingin fokus belajar. Tadinya, Kak Doni sudah terima keputusan Putri, tapi Kak Doni sering melihat Putri dengan teman-teman lelakinya. Hal inilah yang membuat Kak Doni tidak terima, merasa dibohongi, dan tega membunuh pacarnya sendiri.
                 Kak Doni berjanji akan menyerahkan diri ke kantor polisi. Tapi untuk memastikannya, kami mengikutinya dari belakang. Dan ternyata benar, Kak Doni berani mengakui kesalahannya di kantor polisi. Kini sudah terungkap semua kasus ini. Kak Doni menyerahkan diri, dan mayat Putri sudah dimakamkan selayaknya. Tiba-tiba bayangan hantu Putri muncul lagi dan tersenyum pada kami, lalu hilang seketika.
                “Padahal, tadinya aku sempat naksir Kak Doni lho, ganteng tapi sayang ya tega membunuh mantannya sendiri”, kata Siska.
                “Terus sekarang masih naksir nggak?”, haha ledek aku dan Lena. “Itu artinya, kita tidak boleh tertipu hanya dengan tampangnya yang ganteng, hatinya kan belum tentu setampan wajahnya”. Itulah kata bijak dariku untuk aku dan teman-temanku.

Sabtu, 05 Juli 2014

Percipitation of Heart



Ayah

                        Sesosok lelaki yang tangguh, berwibawa, keras, dan tegas. Itulah yang melekat pada diri seorang "ayah". Beliau adalah malaikat ke-2 dalam hidupku. Beliau yang dikirimkan Tuhan untukku. Tak sembarang Tuhan mengirimkannya dalam alur perjalanan hidupku. Bukan tanpa alasan beliau hadir di dunia ini. Imam dalam keluarga, pemimpin dalam rumah tangga, tulang punggung dalam keluarga kami. Bukan hanya materi yang selalu beliau berikan untuk kami, tapi pelajaran hidup, yang nantinya akan berguna untuk masa depan kami kelak.
                        Beliau lebih dari seorang tentara yang bersemangat ketika akan turun di medan perang. Lebih dari seorang polisi yang tegas. Lebih dari seorang hakim yang memutuskan perkara berat. Lebih dari seorang analis kimia yang mahir membuat larutan. Beliau lebih dari semua itu. Beliau sangat bersemangat ketika mengajarkan sesuatu hal pada kami. Beliau sangat tegas ketika menanamkan pentingnya disiplin dalam hidup. Beliau sangat bijaksana, slalu mempertimbangkan hukuman yang pantas ketika kami salah. Beliau mahir dalam menentukan pilihan hidup yang berharga untuk masa depan kami.
                        Ayah, sosok yang tegas namun berhati lembut. Tahukah kalian, ketika kalian jauh dari mereka, ayahlah yang slalu menyuruh ibu untuk menanyai kabar kalian. Mungkin terkadang kita tak sadar, yang kita tahu hanya ibu yang slalu perhatian. Kita salah, ayah pun sebenarnya sangat mengkhawatirkan kita. Hanya saja beliau menutupi kekhawatirannya dengan sikapnya yang dingin dan keras.
                        Kalian ingat tidak ketika kalian masih keci? Ayah memeluk kalian, menimang-nimang kalian dengan sangat hati-hati, memanjakan kalian. Apa yang kalian rasakan saat itu? Pasti bahagia sekali kan. Membuat kalian melambung, disisinya kalian terngiang, hangat, nafas, segar harum tubuhnya. Beliau tuturkan segala mimpi-minpi serta harapan kita. Beliau ingin kita menjadi yang terbaik untuknya. Mematuhi perintahnya dan menjauhkan godaan yang mungkin kita taklukan ketika kita beranjak dewasa. Jangan sampai membuatnya terbelenggu, jatuh, dan terinjak karena kelakuan kita.
                        Seandainya detik ini mampu ku putar kembali. Aku merindukan suasana itu, tuk membasuh jiwaku. Membahagiakan aku, beliau usapkan kasih dan sayangnya. Untuk wujudkan semua mimpi-mimpi dan harapan kita. Jangan pernah kita memilih ego kita, dengan mengorbankan masa-masa bersama beliau.
                        Aku jadi ingat lirik lagu ini "Tuhan tolonglah, sampaikan sejuta sayangku untuknya, ku kan berjanji takkan khianati pintanya. Ayah dengarlah, betapa sesungguhnya ku mencintaimu, kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu".
                        Ayolah kawan, kita tunjukan kalau kita mampu menjadi yang terbaik baginya, tak hanya ayah, tapi juga ibu, dan keluarga kita di sana.

My argument



Tersenyumlah

                        Senyum itu ibadah. Begitulah kata Rosul. Bila kita pahami lebih lanjut, senyum itu memang sederhana, tapi maknanya begitu mendalam. Kenapa? Senyum itu bisa meluluhkan hati seseorang lho. Percaya tak percaya memang benar. Orang yang mau marah lalu kita tanggapi dengan senyuman dan ketenangan, orang yang marah tersebut bisa mereda.
                        Senyum itu juga sebagai penghubung silaturahmi lho. Tak percaya juga? Begini ya, pernah tidak kalian bertemu dengan seseorang yang kalian tidak kenal, tapi kalian senyum pada mereka, artinya kita menghormati mereka. Walaupun kita tak mengenal orang tersebut. Aku sih diajarkan oleh orang tuaku untuk menyapa seseorang dengan senyuman. Setidaknya ketika bertemu di jalan, terus kita seperti kenal orang itu tapi gak tau namanya. Senyum aja lah, nanti dia juga ikut tersenyum. Iya kan? Jadi dengan kita menyapa pake senyuman aja, bisa mengartikan kalo kita tidak bersikap sombong pada mereka.
                        Senyum itu juga bagian dari sodaqoh, katanya sih. Tapi emang bener, ketika kita hendak menolong orang lain yang butuh uang nih. Misal kita lagi tak punya uang sama sekali, eh ada peminta-minta, cukup dengan melambaikan tangan dan tersenyum. Dijamin deh, peminta-minta tersebut bisa mengerti keadaan kita.
                        Ada lagi cerita menarik tentang senyuman. Pada suatu hari, ada seorang pemuda, dia begitu disegani oleh warga kampung. Dia amat terkenal karena dia murah senyum dan suka menolong warga sekitar. Nah, suatu ketika 2 kampung tersebut ada konflik, dan hampir perang. Tapi, tiba-tiba pemuda yang disegani tersebut muncul dan perang pun bisa dihentikan. Tahu tidak apa yang dilakukan oleh pemuda tersebut? Pemuda tersebut tersenyum dan melontarkan kata-kata bijaknya "selesaikan masalah kalian dengan senyuman". Artinya seberapa besar masalah yang kita hadapi, kita tak boleh menyelesaikannya dengan amarah. Coba tenangkan diri, dan tersenyum, sepahit apapun itu, kalau kita bisa menghadapinya dengan hati yang dingin, pasti masalahnya bisa terselesaikan.
                        Senyum itu juga membuat kita tampil lebih percaya diri. Karena kalau kita tersenyum, kita akan lebih terlihat cantik, fresh, charming. Jadinya enak dilihat lah. Coba kalau muka kita ditekuk alias tak mau senyum, pasti kelihatan dekil, lesu. Jadi hadapilah hidup ini dengan senyuman. Karena senyum itu banyak manfaatnya, tapi jangan seny-senyum sendiri, nanti dikira orang kitanya ga waras. Hehe.